Mengintip Pesona Taman Nasional Danau Sentarum (Bagian 2)

Rabu, 4 Agustus 2010

Mengintip Pesona Taman Nasional Danau Sentarum (Bagian 2)

Kaya Budaya Lokal yang Unik

Oleh: Kholil Yahya

Sebagai kawasan yang kaya akan potensi sumber daya alam, Danau Sentarum juga tempat tinggal masyarakat dari berbagai suku di Kapuas Hulu yang hidup sebagai nelayan, pemungut hasil hutan yaitu Kayu, Madu, Damar, Rotan dan sebagainya. Karena merupakan kawasan konservasi, masyarakat mulai memanfaatkan sumber daya alam secara lestari seperti petani kerambah ikan, pengelolaan ikan Arwana secara lestari, cara pemanenan hasil madu yang disebut tikung dan sebagainya.

Ada satu pola hidup yang unik para nelayan yang berdiam dan mencari ikan didanau-danau ini, sebagian besar dari mereka bukan penduduk asli perkampungan danau, tapi berasal dari kecamatan-kecamatan terdekat seperti Selimbau, Badau, Lanjak, Semitau, Suhaid, Piasak.

Banyak di antara mereka yang hanya datang pada saat tangkapan ikan cukup memuaskan atau pada musim kemarau, dan kembali lagi ke tempat asal mereka ketika air sudah mulai pasang yang artinya ikan-ikan sudah mulai sulit untuk didapat.

Tetapi ada juga yang sudah permanen dalam membudidayakan ikan melalui keramba dan mereka inilah yang kemudian membentuk perkampungan-perkampungan nelayan yang lumayan ramai seperti Sekulat, Leboyan, dll. dan hampir 99 persen di antara mereka adalah suku melayu yang memang mata pencarian mereka adalah di air, tidak seperti suku Dayak yang mengusahakan tanah sebagai kebun dan lading.

Bagi masyarakat yang akan datang ke Danau Sentarum untuk menuju lokasi itu tidaklah mudah. Dari Pontianak, butuh waktu lebih kurang 14 jam untuk perjalanan darat. Di samping itu, di dalam TNDS belum ada tempat penginapan.

Tentu masyarakat berharap, daerah yang menjadi “surga” bagi para peneliti itu dapat dikelola dengan baik. Bila perlu, pemerintah mengundang investor untuk membangun penginapan atau hotel yang layak agar potensi yang ada tidak sia-sia, tetapi bisa dipromosikan jadi tujuan wisata. (ulil@equator-news.com dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kapuas Hulu).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: