Masyarakat Mesti Terima Calon Investor

Selasa, 9 Juni 2009

Masyarakat Mesti Terima Calon Investor

PUTUSSIBAU. Bupati Drs H Abang Tambul Husin, mengimbau seluruh elemen masyarakat dan stakeholders untuk mendukung berbagai kebijakan pemerintah terhadap masuknya calon investor, terutama investor perkebunan sawit. Pemkab Kapuas Hulu telah memberikan izin sekitar 300 ribu hektare kepada beberapa perusahaan yang akan menanamkan modalnya di sektor perkebunan sawit. “Banyak investor yang masuk ke Kapuas Hulu, maka secara otomatis uang miliaran bahkan triliunan rupiah akan ditanam dan di bawa ke Kapuas Hulu. Tentu saja ini akan berdampak pada perkembangan perekonomian daerah dan masyarakat,” terang Bupati dalam tiap kesempatan. Dikatakan Bupati, Pemkab telah bekerja keras dan mencari solusi terhadap pembangunan daerah yang selama ini masih tertinggal di berbagai sektor. Sedangkan dana yang tersedia untuk membangun berbagai infrastruktur dasar sangat terbatas, dan tidak sebanding dengan wilayah Kapuas Hulu yang begitu luas. “Apalagi hal ini belum didukung dengan sumber daya manusia masyarakat yang memadai. Sebagian masyarakat masih menggantungkan hidupnya kepada sumber daya alam yang semakin hari semakin habis,” paparnya. Bupati menjelaskan, Kapuas Hulu dengan luas 29.842 kilometer per segi (sekarang kabupaten terluas di Kalbar) dengan penduduk hanya sekitar 200-an ribu jiwa (7 jiwa per kilometer per segi) harus menarik investasi sebanyak-banyak demi kemajuan daerah. Dengan 300 ribuan hektare sawit di Kapuas Hulu, maka memerlukan tujuh puluhan ribu tenaga kerja, bahkan tenaga kerja yang ada di Kapuas Hulu tidak akan mencukupi. Selain itu, sekitar 75 ribu hektare kebun sawit ini akan menjadi milik masyarakat dalam bentuk plasma dan tentu saja menjadi aset masyarakat. “Secara makro, manfaat dan keberadaan investor terhadap perekonomian akan sangat signifikan, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan arus barang dan jasa, dan peningkatan pembangunan di sector lainnya,” jelasnya. Namun, Bupati menyadari, masih ada masyarakat yang belum memahami pentingnya perkebunan sawit di Kapuas Hulu. Untuk itu, Bupati mengajak semua staf dan jajaran pemerintahan di kabupaten, kecamatan sampai ke desa-desa untuk bersama-sama mensosialisasikan, dan memberikan pandangan yang baik mengenai masuknya investor ke Kapuas Hulu. Menurut Tambul Husin, Kapuas Hulu merupakan Kabupaten Konservasi dan lebih dari 51,21 persen wilayahnya dikompensasikan untuk kawasan konservasi dan dilindungi. Pemerintah daerah bersama-sama masyarakat terus membuat kawasan konservasi baru, seperti danau-danau lindung baru. “Ini membuktikan bahwa kita tetap berkomitmen terhadap kebijakan-kebijakan daerah yang menyangkut Kabupaten Konservasi. Namun, pemerintah juga menginginkan masyarakatnya maju. Dengan mengelola secara optimal sisa wilayah yang dikompensasikan, yaitu 48,79 persen,” ungkapnya. Ditambahkan orang nomor satu di jajaran pemerintah Bumi Uncak Kapuas, saat ini berbagai daerah berlomba-lomba untuk menarik investasi demi kemajuan daerahnya. “Kapuas Hulu yang selama ini jauh di perhuluan harus welcome (menyambut, red) pada para investor, masyarakat harus menerima investor dengan tangan terbuka. Masuknya investor akan memberikan implikasi luas terhadap perkembangan dan kemajuan daerah,” pungkasnya. (wieK)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: