Masuk Nominator Penerima Dana REDD

Sabtu, 22 November 2008

Masuk Nominator Penerima Dana REDD

Putussibau, Kabupaten Kapuas Hulu menjadi salah satu nominator pertama penerima dana REDD dari Pemerintah Jerman, bersama Kabupaten Malino Provinsi Kalimantan Timur. Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu belum menentukan kepastian menerima tawaran kerja sama tersebut.
Dari paparan di hadapan Bupati Kapuas Hulu, REDD muncul dilatarbelakangi deforestasi skala besar di Indonesaia. Sekitar 2 juta hektare per tahun atau setara 25-40 persen tutupan hutan asli hilang. Karenanya, Indonesia menjadi penghasil emisi CO2 ketiga terbesar di dunia. Sekitar 85  persen emisi berasal dari deforestasi.
Sebab itu, muncul program pengurangan emisi karbon melalui REDD dari pemerintah Jerman. Program tersebut akan mengarah kepada perencanaan penggunaan lahan yang terbaru (tata ruang). Kebijakan baru untuk pengembangan perkebunan sawit hanya di lahan yang sudah ter-degradasi. Agroforestry atau perkebunan karet, bukan ladang berpindah. Hutan kemasyarakatan di daerah penyangga.
Aktivitas Patroli yang lebih manjur menghadapi penebangan liar atau perambahan. Program ini ditargetkan terdapat di tiga sampai empat kabupaten di Kalimantan. Dengan investasi sekitar EUR 3 juta-EUR lima juta. Sekitar tiga sampai empat kegiatan percontohan (demonstration activities) per kabupaten. Emisi sekitar 5 juta ton CO2 akan dapat dihindari.
Program REDD Indonesia-Jerman juga akan membantu Pemkab siap untuk REDD dan ikut serta dalam pasar karbon (REL, pemantauan karbon, perencanaan penggunaan lahan yang lebih baik, pengembangan kemampuan, pembayaran kegiatan percontohan, dan mekanisme distribusi pembayaran).
Bagi Kapuas Hulu, program itu akan memberikan manfaat positif. Dalam pelaksanaannya, Pemkab merupakan mitra dan penerima manfaat (beneficiary) penuh dari program. Investasi langsung pada kegiatan-kegiatan demonstrasi di Kapuas Hulu.
Penurunan emisi akan menjadikan lingkungan hidup Kapuas Hulu lebih sehat. Pengaruh positif lain juga diberikan pada  lingkungan hidup dan aspek sosial. Citra positif dan pandangan internasional yang positif terhadap Kapuas Hulu sebagai sebuah kabupaten percontohan REDD.
Atas penawaran tersebut, Bupati Kapuas Hulu, Drs H Abang Tambul Husin mengatakan, bahwa pada prinsipnya pemerintah kabupaten menyambut baik. Hanya saja, masih diperlukan pengkajian yang dalam terhadap dampak program bagi pemerintah dan masyarakat Kapuas Hulu. (humpro)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: