Sungai Kapuas Kurang Mendapat Perhatian dari Dinas Terkait

Reporter: Gunawan Wibisono pada Februari 23rd, 2011

PONTIANAK,SPN- Lambannya KementrIan Perhubungan mengalokasikan anggaran untuk mendanai pengerukan alur pelayaran sungai Kapuas, ternyata juga diakibatkan kelengahan dari instansi terkait.Terbukti, hasil kunjungan Komisi B DPRD Kalbar keKementrian Perhubungan tahun lalu, menemukan fakta jika Kalbar belum
mendapatkan skala prioritas untuk pengerukan alur pelayaran sungai 2 tahun terakhir.

Penyebabnya, pihak Pelindo II Pontianak sebagai pengelola alur pelayaran sungai Kapuas, lalai menyerahkan laporan secara periodik menyangkut
kondisi alur sungai. Ditemui RRI, Ketua Komisi B DPRD Kalbar Marcus Jimmy menyayangkan, kelengahan dari instansi terkait dalam hal pelaporan, sehingga tidak mendapatkan prioritas dalam program dan kegiatan kerja Kementrian
Perhubungan.

Padahal, sebagai urat nadi perekonomian Kalbar, alur sungai sudah
mendesak untuk dilakukan pengerukan, mengingat kondisinya semakin dangkal dan
sempit. Mekipun, pada akhirnya Kementrian Perhubungan mengalokasikan dana
sekitar 30 Milyar pada Tahun 2011, namun nominal tersebut belum sebanding dengan
panjang sungai yang harus dikeruk mencapai 11 mil. Sementara itu, General
Manager PT. Pelindo II Pontianak Solihin mengungkapkan, terbitnya Undang –
Undang Nomor 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran, menyebabkan terjadinya peralihan
tanggungjawab dalam mengatur alur pelayaran. Berdasarkan regulasi tersebut,
kewenangan dalam mengelola alur pelayaran, seperti di sungai kapuas, menjadi
tanggungjawab Administrator Pelabuhan. Sedangkan, Pelindo II hanya sebagai
operator, terbatas pada penyediaan pelayanan prima bagi operasional di terminal
maupun pemanduan kapal. Lebih lanjut, Solihin menyebutkan, pada akhir tahun 2010
lalu, sebenarnya Pelindo II telah melakukan pengerukan pada sebagian kawasan
alur pelayaran sungai Kapuas. Tepatnya di muara Jungkat, sepanjang 6 Mil dan
lebar 60 meter serta kedalaman minus 4 meter. Meskipun hal itu, sebenarnya
bukan lagi tugas Pelindo II, namun, karena suatu yang urgens maka pihak Pelindomengambil inisiatif untuk melakukan pengerukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: