Pulihkan Hak Warga Sejirak

Pontianak Post, Kamis, 10 Februari 2011

Pulihkan Hak Warga Sejirak

 

Sumber : http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=86936

PONTIANAK- Sebanyak 15 warga Sejirak pada 17 Juli 2010 lalu dilaporkan manajemen PT. Finnantara Intiga karena berladang. Atas laporan tersebut 13 warga yang divonis bersalah oleh pihak kepolisian kemudian ditahan sejak tanggal 13 Agustus 2010. Namun pada tanggal 25 Agustus 2010 warga ditangguhkan, tapi kemudian wajib lapor hingga saat ini. Demikian dikatakan Kadiv Riset dan Kampanye Walhi Kalbar, Hendrikus Adam.
Menurutnya, kasus yang menimpa warga kampung Sejirak, Kecamatan Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang yang berjuang untuk mempertahankan hidup dengan berladang di kawasan yang secara de fakto adalah wilayah kelola masyarakat setempat adalah sebuah fenomena miris bagi eksistensi Masyarakat Adat, khususnya yang selama ini mengandalkan hidup dan kehidupan dari hutan, tanah, air sebagai sumber pangan masyarakat.“Faktanya hingga saat ini, warga Sejirak masih wajib lapor sekalipun telah ada upaya mediasi pihak terkait merupakan bukti bahwa persoalan yang dialami masih belum tuntas,”katanya.

Selain itu ia menilai masyarakat Sejirak adalah korban kebijakan pembangunan ketika kawasan kelola masyarakat Sejirak sekitar 90 persen telah beralih kepada pemodal. Sehingga kawasan pertanian dan sumber pangan masyarakat Sejirak terancam. ”Persoalan mendasar ini harus mendapat perhatian dari berbagai pihak dan harus dituntaskan hingga ke akar persoalan,”tegasnya.Bahkan lanjutnya, tidak hanya sampai pada penyelesaian kasus hukum semata, namun  hak dasar atas pangan warga Sejirak sebagai manusia hendaknya dipenuhi.Disamping itu, tambah Adam, pihak-pihak terkait seperti Komnas HAM, Kementerian Kehutanan, Pemda dan pihak terkait lain hendaknya dapat memberikan kepastian dalam mengakomodir masalah yang dihadapi warga. ”Atas nama persoalan kemanusiaan yakni hak atas pangan warga, maka kami serukan kepada pihak terkait untuk menghentikan proses hukum warga Sejirak dan menuntaskan hingga ke akar soal,”pungkas Adam. (ash)

***

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: