Investor Jangan Hanya Cari Untung

Pontianak Post, Senin, 14 Februari 2011 ,

Investor Jangan Hanya Cari Untung

 

Sumber : http://www.pontianakpost.com/index.php?mib=berita.detail&id=87095

SINTANG–Anggota DPRD Kabupaten Sintang Lusius Nelis menegaskan, kalau pihaknya sangat menaruh apresiasi pada investor yang peduli pada pendidikan. Mengingat, selain berorientasi pada profit, sudah seharusnya perusahaan peka dengan masalah sosial di daerah sekitar investasi.“Sebagai wakil rakyat, kita melakukan penilaian secara objektif pada investor. Bila kita memandang investasi itu tak benar, maka akan kita sampaikan sesuai fakta. Yang bisa kita buktikan bahwa perusahaan itu memberi perhatian penuh pada bidang pendidikan, akan tetap kita puji,” kata Nelis kepada koran ini.

Ia mengatakan, khusus di Bumi Senentang dirinya mendapati fakta bahwa ada salah satu perusahaan yang peduli pada masalah pendidikan yang dimaksud, yakni dengan menggaji guru honerer di dua desa di Ketungau Hilir.“PT SNIP di Ketungau Hilir sejak tahun 2006 telah membiayai 14 guru di Desa Baung Sengatap dan Desa Sungai Risap. Dengan memberikan gaiji Rp 500 ribu perbulan. Artinya, selama satu tahun, mereka menggeluarkan anggaran untuk menggaji 14 guru sebesar Rp84 juta. Hal ini kita ketahui, saat menghadiri pertemuan antara masyarakat Baung Sengatap dengan PT SNIP belum lama ini,” bebernya.

Tak hanya peduli pada bidang pendidikan, kata politisi partai Pelopor ini, PT SNIP juga memperhatikan pada masalah pembangunan di bidang keagamaan seperti membantu pembangunan rumah ibadah. “Kita harapkan, investor yang peduli pada masalah sosial dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain yang berinvestasi di daerah ini. Perusahaan jangan hanya cari untung, tanpa peduli dengan masalah sosial yang membelit masyarakat. Karena, tujuan dari investasi itu adalah mensejahterakan masyarakat itu sendiri. Jangan hanya manis ketika awal masuknya investasi, tetapi harus konsisten berpihak pada masyarakat,” jelasnya.Nelis mengharapkan, bantuan yang di berikan perusahaan pada masyarakat tidak berhenti pada titik tertentu saja. Tetapi harus di laksanakan secara berkesinambungan.(zal)

   

***

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: